Di Laboratorium Komputer inilah TKD CAT online CPNS 2017 diadakan

SAMARINDA, IAIN NEWS,- Pelaksanaan tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) berbasis Computer Assisted Test (CAT) bagi Calon Pegawai Negeri Sipil di lingkungan IAIN Samarinda sukses digelar hari ini, Senin 23 Oktober 2017 di Laboratorium Terpadu IAIN Samarinda Jalan HAM Rifaddin Loa Janan Ilir Samarinda.

Dari tempat pelaksanaan SKD berbasis CAT diketahui jumlah peserta sebanyak 100 orang. Hadir ikut seleksi sebanyak 86 peserta dan 14 orang alfa. Peserta yang hadir dibagi dalam empat sesi. Dari hasil pelaksanaan tes diketahui dari jalur pelamar umum yang memenuhi passing grade sebanyak 13 orang dengan nilai tertinggi 373 dan terendah 186.

Sedang dari peserta pelamar cumlaude dari 5 orang yang lulus administrasi dari pantauan media ini hanya 3 hadir dan mengikuti ujian dengan nilai tertinggi 294.

Dr. H. Mukhamad Ilyasin, M.Pd Rektor IAIN Samarinda didampingi Dr. H. Muhammad Kusasi, M.Pd saat menyambut para peserta seleksi SKD menyampaikan beberapa ungkapan motivasi.

“Yakinlah bahwa yang dapat menolong diri anda saat ujian ini adalah diri anda sendiri. Kita laksanakan ujian seleksi CPNS ini secara transparan dan bisa dipantau langsung melalui media LCD di depan. Jadi jangan percaya pada siapapun yang yang memberi janji bisa lulus apalagi meminta imbalan,” tutur Rektor IAIN Samarinda.

Diketahui sebelum pelaksanaan SKD berbasis CAT para peserta melakukan registrasi dengan membawa KTP dan kartu peserta yang telah dicetak melalui akun masing-masing pada laman SSCN. Selanjutnya para peserta diarahkan untuk memasuki ruang transit guna mendengarkan arahan serta petunjuk pelaksanaan tes berbasis komputer ini.

Mohammad Efni Surayadi, S.Kom selaku tim CAT Badan Kepegawaian Negara (BKN) mengutarakan passing Grade SKD CAT berdasarkan Permenpan dan RB No. 22 Tahun 2017 untuk tes wawasan kebangsaan 75, tes intelegensi umum 80 dan tes karakteristik pribadi 143.

“Peserta harus memenuhi passing grade pada tiap materi tes. Jika ada salah satu yang tidak memenuhi maka secara otomatis melalui sistem akan dinyatakan gagal,” tuturnya.

Waktu yang disediakan panitia 90 menit dengan jumlah 100 soal pilihan ganda. “Bagi peserta seleksi CPNS yang kedapatan melakukan pelanggaran maka terancam tidak dapat mengikuti tes CPNS di tahun mendatang karena akan diblack list seumur hidup,” tegas Mohammad Efni Surayadi, S.Kom.

Berikutnya bagi yang dinyatakan lulus akan mengikuti tes wawancara dan waktu pelaksanaannya masih menunggu pengumuman dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).#Tamam